<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>script manent,verba volant</title>
	<atom:link href="http://sugangga.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sugangga.net</link>
	<description>rayyan sugangga</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 17:23:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Diingatkan untuk Mengingat</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/05/08/diingatkan-untuk-mengingat/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/05/08/diingatkan-untuk-mengingat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 17:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1221</guid>
		<description><![CDATA[Kita seringkali diingatkan &#8230; Misalnya, bagi penggemar sepakbola seperti saya, saat melakukan olahraga ini, maka saya akan banyak mendapatkan banyak manfaat. Manfaat pertama, tentu saja untuk fisik saya, juga untuk me-refresh pikiran saya, dan tentu saja untuk bersilahturahmi di lapangan. Suatu saat usai bermain sepakbola, saya mampir ke suatu warung untuk membeli minuman. Di saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="color: #000080;">Kita seringkali diingatkan &#8230;</span></p></blockquote>
<p>Misalnya, bagi penggemar sepakbola seperti saya, saat melakukan olahraga ini, maka saya akan banyak mendapatkan banyak manfaat. Manfaat pertama, tentu saja untuk fisik saya, juga untuk me-<em>refresh </em>pikiran saya, dan tentu saja untuk bersilahturahmi di lapangan.</p>
<p>Suatu saat usai bermain sepakbola, saya mampir ke suatu warung untuk membeli minuman. Di saat bersamaan, melintas seorang pengemis yang tidak memiliki sepasang kaki. Pengemis itu berjalan menggunakan bantuan papan yang diberi 4 roda.</p>
<p>Melihat pengemis itu, saya seperti merasa ditegur dan diingatkan. &#8220;<em>Bersyukurlah kamu memiliki sepasang kaki. Yang dapat kamu pakai untuk berjalan, berlari hingga bermain sepakbola, maka janganlah kamu lupa untuk selalu bersyukur dan ingat kepada Penciptamu</em>.&#8221;</p>
<p>Ini baru nikmat diberi sepasang kaki, bagaimana dengan anggota tubuh yang lain, pemberian pembelajaran, harta, keluarga dan lain-lain.</p>
<p>Bersyukur karena diingatkan untuk dapat mengingatMu &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/05/08/diingatkan-untuk-mengingat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat Bantu Prioritas</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/05/02/alat-bantu-prioritas/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/05/02/alat-bantu-prioritas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 14:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1217</guid>
		<description><![CDATA[Saat bangun tidur adalah saat yang tepat untuk menuliskan “apa yang harus dilakukan hari ini?” atau”apa target hari ini?” Tentu saja akan lebih baik lagi jika dilakukan sebelum tidur semalam, tapi biasanya saya malah ketiduran duluan sebelum menulis sesuatu, jadi paling sering saya lakukan waktu subuh. Kenapa harus ditulis ? Gampang saja, tentu biar tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat bangun tidur adalah saat yang tepat untuk menuliskan “<em>apa yang harus dilakukan hari ini</em>?” atau”<em>apa target hari ini</em>?” Tentu saja akan lebih baik lagi jika dilakukan sebelum tidur semalam, tapi biasanya saya malah ketiduran duluan sebelum menulis sesuatu, jadi paling sering saya lakukan waktu subuh.</p>
<p>Kenapa harus ditulis ? Gampang saja, tentu biar tidak lupa. Sekedar informasi, menurut Drucker salah satu hal yang tidak boleh kita percayai adalah memori manusia, untuk itu biasakan mencatat secara berkesinambungan.</p>
<p>Oke kita sudah punya target yang harus dicapai hari ini. Lalu bagaimana jika tiba-tiba ada keinginan untuk melakukan hal lain, atau bagaimana jika tiba-tiba ada pekerjaan tambahan.</p>
<p>Untuk mengatasi ini kita dapat menggunakan alat bantu prioritas yang saya sadur dari buku <em>Focal Point</em>-nya Brian Tracy. Alat bantunya seperti dibawah ini :</p>
<p><img title="prioritas1" src="http://rayyan.files.wordpress.com/2009/02/prioritas1.jpg?w=720" alt="prioritas1" /></p>
<ol>
<li>Segera &amp; penting</li>
<li>Segera tetapi tidak penting</li>
<li>Tidak segera tapi penting</li>
<li>Tidak penting dan tidak segera</li>
</ol>
<p>Alat bantu diatas sangat sederhana, tapi manfaatnya terasa sekali. Bisa digunakan sendiri atau tim. Di ruangan kerja, dapat kita tempel dengan ukuran A3. Jika ada pekerjaan atau kegiatan di luar rencana hari ini, maka kita dapat menentukan, pekerjaan itu berada di area mana 1,2,3 atau 4.</p>
<p>Setelah itu <a href="http://rayyan.wordpress.com/2008/07/10/kerjakan-saja/" target="_blank">mari dikerjakan saja</a> !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/05/02/alat-bantu-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tetangga</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/04/13/tetangga/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/04/13/tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 05:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kata Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1192</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang ulama besar yang bernama Sayid Jawad Amuli. Pada suatu saat, ketika dia sedang bersantap malam, terdengar ketukan di pintu. Telah datang seorang pembawa pesan dari gurunya, Sayyid Mahdi Bahrul Ulum. “Guru Anda memanggil Anda dengan segera. Dia menolak untuk makan malam hingga bertemu Anda,” kata si pembawa pesan. Sayid Jawad Amuli meninggalkan makan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang ulama besar yang bernama Sayid Jawad Amuli. Pada suatu saat, ketika dia sedang bersantap malam, terdengar ketukan di pintu. Telah datang seorang pembawa pesan dari gurunya, Sayyid Mahdi Bahrul Ulum.</p>
<p>“Guru Anda memanggil Anda dengan segera. Dia menolak untuk makan malam hingga bertemu Anda,” kata si pembawa pesan.</p>
<p>Sayid Jawad Amuli meninggalkan makan malamnya dan dengan tergesa-gesa menuju rumah gurunya. Ketika masuk ke dalam rumah, dia melihat gurunya sangat marah. Begitu melihat Sayid Jawad Amuli, sang guru berkata, …”Tidakkah engkau malu kepada dirimu sendiri, apakah engkau tidak menghormati Allah… ?”</p>
<p>Sayid Jawad bingung! Dia tidak mengetahui perbuatan mana yang salah sehingga memohon kepada gurunya untuk memberitahukannya.</p>
<p>Sayid Mahdi berkata, “Sekarang ini, sudah seminggu penuh tetanggamu dan keluarganya tidak memiliki makanan. Tetanggamu meminta dari penjual beberapa butir kurma seraya mengatakan bahwa akan membayarnya ketika telah mempunyai uang. Namun, penjual makanan itu menolaknya. Tetanggamu pulang kerumah dengan tangan hampa, tanpa ada makanan bagi keluarganya.”</p>
<p>Sayid Jawad berkata bahwa dia tidak mengetahui hal itu.</p>
<p>“Itulah mengapa aku marah kepadamu. Bagaimana bisa engkau tidak mengetahui (tidak peduli terhadap) tetanggamu? Mereka selama tujuh hari berada dalam kesulitan sementara engkau tidak mengetahui hal itu! Baiklah! Jika telah tahu tetapi tetap tidak berbuat sesuatupun, maka engkau sama sekali bukan seorang Muslim,” kata Sayid Mahdi.</p>
<p>Kemudian Sayid Mahdi berkata kepadanya untuk mengambil semua makanan yang ada padanya dan membawanya kepada tetangganya.</p>
<p>“Duduklah bersamanya ketika makan sehingga dia tidak merasa malu. Bawalah uang ini untuknya, lalu letakkan di bawah bantal atau permadaninya sehingga dia tidak merasa dipermalukan. Saat engkau telah melaksanakan hal ini, beri tahu saya! Saya tidak akan makan hingga semuanya selesai dilaksanakan.” <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>* * *</strong></p>
<p><strong>*</strong> Kisah berjudul “Tetangga”, dari buku Cerita-Cerita Favorit, Penerbit Al-Huda, hlm.24.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/04/13/tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fokus Pada Kain Putih, Bukan Noktah</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/04/10/fokus-pada-kain-putih-bukan-noktah/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/04/10/fokus-pada-kain-putih-bukan-noktah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 03:11:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kata Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1186</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita melihat sehelai kain putih dengan sebuah noktah di atasnya, apa yang kita lihat ? Seseorang yang berfokus pada sebuah noktah kecil di atas kain, akan mengabaikan keseluruhan kain yang notabene putih bersih. Maka fokuslah pada kain putih, bukan noktah. * * * Pesan Jalaluddin Rumi diatas mengajarkan bahwa cobalah untuk memandang sesuatu dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong><span style="color: #ff00ff;">Ketika kita melihat sehelai kain putih dengan sebuah noktah di atasnya, apa yang kita lihat ?</span></strong></p></blockquote>
<p>Seseorang yang berfokus pada sebuah noktah kecil di atas kain, akan mengabaikan keseluruhan kain yang notabene putih bersih.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong><span style="color: #ff00ff;">Maka fokuslah pada kain putih, bukan noktah.</span></strong></p>
<p>* * *</p>
<p>Pesan Jalaluddin Rumi diatas mengajarkan bahwa cobalah untuk memandang sesuatu dari sisi positif atau kebaikan. Jika manusia hanya atau selalu memandang semua dari sisi negatif maka ia tidak akan mampu melihat keindahan atau nikmat yang tersebar, yang ada pada dirinya dan sekitarnya.</p>
<p>Begitu juga terhadap suatu masalah atau kesalahan, jika manusia hanya berfokus pada penyebab masalah atau kesalahan itu terus menerus, bagaimana ia akan mendapatkan solusi saat ini dan pencegahannya di masa datang ?</p>
<p>Jadi kita sendiri yang menentukan, mau berfokus mencari dimana atau siapa yang bersalah ? Atau segera, bersama-sama mencari solusinya ?</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/04/10/fokus-pada-kain-putih-bukan-noktah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Batuk Disertai Darah ?</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/03/29/batuk-disetai-darah/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/03/29/batuk-disetai-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 02:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1174</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin berbagi informasi mengenai &#8220;batuk disertai darah&#8220;. Informasi ini saya dapat saat saya mengantarkan Ibu saya ke Dokter (mohon doa untuk kesembuhan Ibu saya) Kata dokter, batuk disertai darah itu tidak normal. Menurut dokter ada 4 kemungkinan : 1. Panas dalam 2. Iritasi 3. TBC Menurut dokter 3 penyakit diatas tidak perlu dikuatirkan karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin berbagi informasi mengenai &#8220;<em>batuk disertai darah</em>&#8220;.</p>
<p>Informasi ini saya dapat saat saya mengantarkan Ibu saya ke Dokter (mohon doa untuk kesembuhan Ibu saya)</p>
<p>Kata dokter, batuk disertai darah itu tidak normal. Menurut dokter ada 4 kemungkinan :</p>
<p>1. Panas dalam</p>
<p>2. Iritasi</p>
<p>3. TBC</p>
<p>Menurut dokter 3 penyakit diatas tidak perlu dikuatirkan karena <em>insyallah </em>bisa dan mudah disembuhkan.</p>
<p>Hanya yang dikuatirkan, jika ternyata darah disebabkan kanker paru-paru.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Tindak lanjut dokter :</p>
<ol>
<li>Memberikan resep obat untuk menormalkan batuk, membersihkan dahak, menurunkan demam.</li>
<li>Untuk memastikan penyebab utama, harus segera melakukan pemeriksaan laboratorium diantaranya untuk foto rontgen, cek dahak, cek darah, dll.</li>
</ol>
<p>* * *</p>
<p>Hari ini hasil pemeriksaan lab akan selesai, semoga tidak ada yang mengkuatirkan &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/03/29/batuk-disetai-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sotoji, Soto Jamur Instan</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/03/18/sotoji-soto-jamur-instan/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/03/18/sotoji-soto-jamur-instan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2012 02:11:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan & Minuman]]></category>
		<category><![CDATA[Soto Jamur Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Sotoji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1128</guid>
		<description><![CDATA[Terimakasih untuk Sotoji yang telah mengirimkan sampel produk 3 bungkus &#8220;Soto Jamur Instan&#8221; kepada saya.  Untuk me-review produk ini, selain saya sendiri, saya juga meminta bantuan adik saya, rekan kerja dan Istri saya. Berikut hasil reviewnya : Ujicoba bungkus ke-1 (13 Maret 2012) Dilakukan oleh Fannie, adik bungsu saya yang saat ini duduk di kelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih untuk <em><a title="Website Sotoji, &quot;Soto Jamur Instan&quot;" href="http://sotoji.com">Sotoji</a></em> yang telah mengirimkan<em> sampel produk 3 bungkus &#8220;Soto Jamur Instan&#8221; kepada saya.  </em>Untuk me-<em>review</em> produk ini, selain saya sendiri, saya juga meminta bantuan adik saya, rekan kerja dan Istri saya. Berikut hasil <em>review</em>nya :</p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>Ujicoba bungkus ke-1 (13 Maret 2012) </strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1141" title="fannie1" src="http://sugangga.net/wp-content/uploads/2012/03/fannie1.jpg" alt="" width="252" height="336" /></p>
<p>Dilakukan oleh Fannie, adik bungsu saya yang saat ini duduk di kelas 4 SD. Dengan sigap ia menyiapkan Sotoji sendiri, dari mendidihkan air, merebus mie dan jamur hingga siap disantap. Menurut Fannie, kemasan <em>Sotoji</em> menarik, cara memasaknya mudah seperti mie instan biasa. Acungan jempol khusus untuk jamurnya. &#8220;<em>Jamurnya enak</em>, kata Fannie&#8221;.</p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>Ujicoba bungkus ke-2 (14 Maret 2012)<br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1143" title="doel1" src="http://sugangga.net/wp-content/uploads/2012/03/doel1.jpg" alt="" width="231" height="336" /></p>
<p>Untuk bungkus kedua, saya meminta tolong  Pak Doel, rekan sekantor saya. Dengan setengah memaksa, saya meminta beliau untuk membuat langsung di dapur kantor he he</p>
<p>Menurut Pak Doel, kemasan <em>Sotoji</em> tidak mencolok namun menarik. Cara pembuatannya mudah. Untuk rasa, Pak Doel memberi poin lebih untuk jamur yang terasa seperti ayam. Menurut Pak Doel, jamurnya tidak perlu direbus terlalu lama agar lebih terasa. Secara keseluruhan rasanya enak, saran Pak Doel akan lebih <em>mantab</em> kalau bisa lebih pedas dan rasa jeruknya dikurangi sedikit.</p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>Ujicoba bungkus terakhir (15 Maret 2012)<br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1145" title="Sotoji Siap Saji" src="http://sugangga.net/wp-content/uploads/2012/03/Sotoji-Siap-Saji.jpg" alt="" width="336" height="252" /></p>
<p>Untuk bungkus terakhir, saya bersama Istri yang akan langsung me-<em>review</em>. Menurut kami cara membuatnya mudah dan cepat. Istri saya berpendapat, tekstur sohunnya &#8220;<em>pas</em>&#8221; , tidak terlalu lunak dan tidak keras. Dan saran Istri saya, karena ia adalah penggemar pedas, kalau bisa rasa pedas di bubuk cabenya ditambah.</p>
<p>Akhirnya, giliran saya yang akan mereview. <em>Sotoji</em> ini porsinya &#8220;<em>pas&#8221;</em>. Secara keseluruhan rasanya enak.  Terdapat faktor pembeda yang bisa menjadi keunggulan tersendiri dari Sotoji, yaitu jamur tiramnya. Mungkin untuk marketing, di bungkus bisa diberi simbol jamur atau slogan, misalnya <em>Sotoji</em> &#8220;Soto Jamur Instan&#8221; , jamurnya terasa banget !!! atau jamurnya nambah nikmat !!!.</p>
<p>Selain itu, saran saya, untuk masa datang bisa ditambah varian rasa yang lain seperti rasa bakso dan kari.</p>
<p>* * *</p>
<p>Akhirnya ujicoba 3 bungkus <em>Sotoji</em> telah selesai,  semoga <em>review </em>ini  dapat bermanfaat bagi <em>Sotoji</em>. Dan semoga <em><em></em><em><a title="Website Sotoji, &quot;Soto Jamur Instan&quot;" href="http://sotoji.com">Sotoji</a></em></em> dapat diterima di masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/03/18/sotoji-soto-jamur-instan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Moneyball: Statistik di Baseball</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/03/17/money-ball-statistik-di-baseball/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/03/17/money-ball-statistik-di-baseball/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Mar 2012 19:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1156</guid>
		<description><![CDATA[Bagi klub baseball yang memiliki dana terbatas, merekrut pemain bintang sangatlah sulit.  Hal ini yang dialami klub baseball Oakland A&#8217;s. Oleh karena itu, Billy Bane (Brad Pitt), General Manager klub ini mencoba cara lain, dengan menggunakan statistik yang detail, Billy mencoba merekrut para pemain berpotensi, namun yang luput dari incaran klub lain sehingga harga para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi klub baseball yang memiliki dana terbatas, merekrut pemain bintang sangatlah sulit.  Hal ini yang dialami klub baseball Oakland A&#8217;s.</p>
<p>Oleh karena itu, Billy Bane (Brad Pitt), General Manager klub ini mencoba cara lain, dengan menggunakan statistik yang detail, Billy mencoba merekrut para pemain berpotensi, namun yang luput dari incaran klub lain sehingga harga para pemain incaran ini sangatlah murah.</p>
<p>Dengan metode rekrutmen baru ini, klub berhasil menorehkan beberapa pencapaian yang luar biasa. Dan banyak klub yang akhirnya ingin mengadopsi metode ini.</p>
<p>Bagi yang menggemari kisah tentang manajemen klub olahraga, pasti menyukai film ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1160" title="moneyball" src="http://sugangga.net/wp-content/uploads/2012/03/moneyball.jpg" alt="" width="214" height="317" /></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/03/17/money-ball-statistik-di-baseball/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika membaca &#8230;</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/03/12/1132/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/03/12/1132/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2012 22:50:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kata Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1132</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca Al-Qur&#8217;an yang mulia, hati manusia harus terpengaruh olehnya dan hendaknya batin manusia &#8220;menjelma&#8221; menjadi kalam Ilahi. * * * Pesan dari Ayatullah Ruhullah al-Musawi al-Khomeini &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ketika membaca Al-Qur&#8217;an yang mulia, hati manusia harus terpengaruh olehnya dan hendaknya batin manusia &#8220;<em>menjelma</em>&#8221; menjadi kalam Ilahi.</p></blockquote>
<p>* * *</p>
<p><em>Pesan dari Ayatullah Ruhullah al-Musawi al-Khomeini</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/03/12/1132/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/02/22/alhamdulillah/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/02/22/alhamdulillah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 05:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1122</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahil ladzi &#8216;azh-zhomaki, wasyar-rofaki wa karromaki wa ja&#8217;alaki matsabatan linnasi wa amnan mubarokan wa hudan lil &#8216;alamin &#8220;Segala puji bagi Allah yang telah mengagungkan engkau, memuliakan engkau dan menjadikan engkau tempat bergabungnya bagi manusia dalam keadaan aman penuh keberkahan dan petunjuk bagi sekalian alam.&#8221; (Doa Ketika Memandang Ka&#8217;bah) (man la yahdhuruhul faqih; 2:53)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div>Alhamdulillahil ladzi &#8216;azh-zhomaki, wasyar-rofaki wa karromaki wa ja&#8217;alaki matsabatan linnasi wa amnan mubarokan wa hudan lil &#8216;alamin</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<p>&#8220;Segala puji bagi Allah yang telah mengagungkan engkau, memuliakan engkau dan menjadikan engkau tempat bergabungnya bagi manusia dalam keadaan aman penuh keberkahan dan petunjuk bagi sekalian alam.&#8221;</p>
<p>(Doa Ketika Memandang Ka&#8217;bah) (man la yahdhuruhul faqih; 2:53)</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/02/22/alhamdulillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Majnun</title>
		<link>http://sugangga.net/2012/02/08/puisi-majnun/</link>
		<comments>http://sugangga.net/2012/02/08/puisi-majnun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 15:17:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rayyan Sugangga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sugangga.net/?p=1114</guid>
		<description><![CDATA[Aku melewati rumah, rumah Laila Kucium dinding ini, dinding ini Tidaklah cinta rumah yang memenuhi hati Tapi cinta kepada dia yang tinggal di rumah ini Kepada dia yang berada Dibalik dinding ini (*) * * * Salah satu puisi karangan Majnun &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku melewati rumah, rumah Laila</p>
<p>Kucium dinding ini, dinding ini</p>
<p>Tidaklah cinta rumah yang memenuhi hati</p>
<p>Tapi cinta kepada dia yang tinggal di rumah ini</p>
<p>Kepada dia yang berada</p>
<p>Dibalik dinding ini (*)</p>
<p>* * *</p>
<p><em>Salah satu puisi karangan Majnun</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sugangga.net/2012/02/08/puisi-majnun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

