Buku Tabungan
Posted on 09 July 2011
Begitu banyaknya alternatif & kemudahan yang diberikan layanan perbankan saat ini. Ada ATM, atau jika tidak ingin keluar rumah untuk transfer, pembayaran telpon,listrik, tiket atau sekedar cek saldo dapat menggunakan internet banking dan mobile banking.
Kemudahan-kemudahan ini membuat saya lupa hal yang lama …
Pekan lalu kebetulan saya berada di luar kota, saat menuju ATM, tertera di layar bahwa kartu saya telah expired, dan harus diganti di Bandung, artinya kartu ATM tidak dapat saya gunakan. Dan saya tidak bawa Token, artinya saya juga tidak bisa bertransaksi menggunakan internet banking.
Dengan pede-nya esoknya saya berniat ambil tunai langsung via teller, dan ternyata juga sama, saya tetap tidak bisa mengambil uang saya karena saya tidak bawa buku tabungan.
Akhirnya saya terpaksa pinjam saudara dulu, sekedar untuk membeli tiket pulang ke Bandung.
Pelajaran dari peristiwa ini;
Jika kita berpergian jauh jangan lupa cek masa berlaku kartu ATM anda, jika menggunakan internet banking jangan lupa bawa tokennya, dan terakhir jangan lupa tetap bawa buku tabungannya, jaga-jaga jika ATM ada gangguan, minimal Anda tetap bisa mengambil uang langsung via teller.
Ada yang punya pengalaman serupa ? Atau punya tips lain ?
2 responses to Buku Tabungan
Cukup merepotkan Mas!
Memang pihak bank juga harus proaktif mendekati nasabah agar nasabah tidak merasa dirugikan.
Kenyataannya, banyak orang yang tidak memakai buku tabungan lagi. Mengapa buku tabungan masih jadi andalan?
Permata sudah mencoba tanpa buku tabungan.
Jadi, kalau mau nabung pakai kartu atm.
Mau tarik di teller pakai kartu atm apalagi di mesin atm.
Laporan cetak dikirim tiap bulan ke alamat. Mahal tidak ya?
Salam…
Dan sepertinya tidak ada standar untuk penjelasannya; karena di TKP (Jogja); mereka kebingungan menjelaskannya, “pokoknya tidak bisa, harus ada buku tabungan;
Saya sudah sertakan semua identitas saya; KTP, SIM,dll. Tetap saja harus pakai buku tabungan.
Kalau dari penjelasan Customer Service di Bandung, secara legal buku tabungan adalah yang paling kuat. Jadi, nasabah harus rutin mencetak catatan trasaksi di buku tabungan.
Selain peraturan; mungkin menurut saya; jika sistem TI Bank terjadi masalah; catatan terakhir dalam buku tabungan kita adalah yang menjadi patokan utama.